5 Jenis Motif Batik Madura dan Ciri Khasnya

5

Jangan selalu terpaku pada Solo, Jogja dan Pekalongan kalau membahas batik. Sebab, tanah luar Jawa pun memproduksi salah satu warisan budaya tersebut, contohnya adalah Madura. Menurut sejarah, Batik Madura sudah dikenalkan sejak abad ke-17. 

Saat itu, orang yang pertama kali mengenakan kain batik adalah Raden Azhar. Beliau merupakan penasehat spiritual di lingkungan Kerajaan Pamekasan. Sejak itulah, batik mulai diperbincangkan dan meluas di Madura hingga sekarang. Lalu, apa ciri khas yang dimiliki Batik Madura? 

Karakteristik Motif Batik Madura

Setiap batik yang diproduksi oleh daerah di Indonesia memiliki kekhasan tersendiri begitupun juga dengan Madura. Batik Madura dapat dibedakan dari batik daerah lain berdasarkan 4 karakteristik berikut ini: 

Menggunakan Warna yang Cerah dan Tegas

Ciri yang paling menonjol dari Batik Madura adalah warna yang tajam dan cerah. Warna yang kerap mendominasi antara lain merah, kuning, hijau dan biru. 

Pengrajin Batik Madura
Pengrajin Batik Madura

Pewarnaan batik menggunakan bahan-bahan alami sehingga warna tidak mudah luntur dan aman untuk kulit. Hal tersebut sebenarnya sudah dilakukan sejak zaman nenek moyang. Bahkan soal pewarna alami termuat dalam beberapa naskah Jawa Kuno. 

Bahan yang dipilih dapat berupa kulit kayu, kayu, akar, kulit akar, biji dan bunga tumbuhan tertentu. Berikut jenis tanaman yang dimanfaatkan untuk mewarnai Batik Madura:

  1. Warna merah berasal dari akar tanaman mengkudu dan kayu tingi 
  2. Warna biru berasal dari daun tanaman tarum 
  3. Warna hijau berasal dari daun tanaman mangga, daun tawas dan kulit buah mundu  
  4. Warna kuning berasal dari kayu tanaman tegeran 

Kecerahan dan ketajaman warna Batik Madura disebabkan oleh perendaman kain yang cukup lama. 

Sebenarnya selain daerah pesisir Madura, ada pembuat batik yang menggunakan warna lebih gelap. Misalnya hitam dan kecoklatan layaknya batik-batik tradisional Jawa. Hanya saja batik dengan permainan warna cerah lebih mendominasi. 

Motif Ternspirasi dari Tumbuhan dan Binatang

Motif Batik Madura merupakan representasi dari kehidupan masyarakat setempat yang dekat dengan alam. Oleh sebab itu, apa yang ada di alam seperti tumbuhan dan binatang dimunculkan dalam batik. 

Motif Bunga Batik Madura
Motif Bunga Batik Madura

Anda dapat menemukan banyak Batik Madura dengan motif berbagai macam tumbuhan, binatang, bebatuan alam maupun kombinasi dari ketiga motif tersebut. 

Motif tanaman yang dipilih seperti bentuk batang meninggi yang dihiasi dedaunan dan bunga. Selain itu, ada juga motif daun yang saling bertautan. Rerumputan tinggi yang berjejer juga kerap menghiasi Batik Madura. 

Sedangkan batik dengan motif binatang biasanya berupa burung, hewan ternak, kupu-kupu dan hewan laut. Tentu saja batik dengan motif kombinasi terlihat lebih menarik dan meriah. 

Adapun beberapa jenis motif Batik Madura antara lain:

  1. Motif Poncowarno memiliki ciri khas penggunaan kombinasi warna yang banyak dengan motif yang sederhana
  2. Motif Lancor memiliki ciri khas warna yang lebih sedikit dan didominasi oleh biru serta merah.  Sedangkan motifnya lebih rumit
  3. Motif Mata Keteran memiliki karakteristik yaitu mata burung sebagai motif utama batik. Kombinasi warna yang sering dipakai adalah kuning dan hijau
  4. Motif Serat Batu menonjolkan motif garis-garis bebas yang mencerminkan serat-serat pada permukaan batuan alam
  5. Motif Serat Kayu menonjolkan motif berupa garis-garis yang bengkok sehingga menyerupai serat yang muncul pada permukaan kayu. 
Foto Pola Motif Madura
Foto Pola Motif Madura

Mampu Bertahan Sampai Puluhan Tahun 

Anda tidak perlu khawatir kalau membeli Batik Madura sebab keawetan warna dan kain dijamin langgeng. Bahkan semakin sering dan lama digunakan, Batik Madura akan terlihat lebih cerah. Tidak akan mengalami masalah warna luntur maupun motif yang memudar. 

Keawetan Batik Madura tidak terlepas dari penggunaan kain unggulan dan bahan pewarna alami. Selain itu, proses pembuatan batik tulis tersebut dilakukan secara teliti dan hati-hati. 

Setiap lembaran kain Batik Madura dihiasi dengan motif yang tidak sembarangan. Sebab, tiap desain melambangkan makna mendalam dari filosofi hidup masyarakat setempat. 

Bagi Anda yang suka mengoleksi batik nusantara, maka wajib memasukkan Batik Madura dalam daftar. Kombinasi warna cerah dengan berbagai motif alam yang menarik dijamin akan menunjang penampilan. Batik Madura juga dapat dipakai oleh segala usia dan jenis kelamin.

About the author

DMO Staff

Add Comment

By DMO Staff

Digital Marketing Online

Kumpulan informasi bermutu untuk para internet marketer. Pengguna setia WordPress dan pecinta Gutenberg.