Ini Cara Memperoleh Bantuan Kecelakaan Lalu Lintas Dari Jasa Raharja

I

Mengalami kecelakaan merupakan musibah yang pasti membuat Anda menuai kerugian. Tidak hanya kesakitan akibat cedera yang diderita oleh tubuh, tetapi juga kerusakan yang mengenai alat transportasi yang Anda gunakan. Jumlah kecelakaan pun terus mengalami peningkatan setiap tahunnya, sehingga hal ini perlu untuk diberikan perhatian khusus.

Kecelakaan dapat terjadi di mana pun dan dengan alat transportasi apa pun, baik itu via darat, dengan kendaraan pribadi atau angkutan umum, hingga via laut dan juga udara. Kabar baiknya, ternyata kecelakaan yang terjadi baik di udara, darat, maupun laut, bisa berkesempatan mendapatkan dana santunan dari Jasa Raharja. Simak cara memerolehnya di bawah ini!

Pihak yang dapat Mengajukan Permohonan

Tidak semua jenis kecelakaan dapat diajukan klaim santunan kepada Jasa Raharja. Tentu, ada beberapa kondisi dan kronologis kecelakaan yang boleh diberikan santunan. Jasa Raharja yang merupakan BUMN ini, diatur operasionalnya oleh UU No.33/1964 dan juga UU No.34/1964. Santunan yang menjadi tanggung jawab Jasa Raharja pun hanyalah yang tercantum dalam UU tersebut.

Beberapa bentuk kecelakaan yang diperkenankan meliputi kecelakaan penumpang kendaraan umum, kemudian kecelakaan tunggal, dan yang menimpa pejalan kaki. Adapun kronologis kecelakaan yang dapat diberikan perlindungan adalah jika pihak yang terlibat telah memahami dan menaati aturan lantas yang berlaku. Kemudian, ajukan santunan dengan prosedur yang tepat.

Pengajuan Dokumen

Langkah pertama dalam mengajukan santunan adalah dengan mengurus berbagai dokumen yang dibutuhkan terlebih dahulu. Pemohon hanya perlu mengisi formulir data kecelakaan dan menyerahkah dokumen yang sah atau valid dan lengkap, karena akan diperiksa oleh petugas Jasa Raharja. Dokumen tersebut terdiri dari dokumen dasar dan dokumen pendukung sebagai berikut:

  1. Membuat Dokumen Dasar

    Dokumen dasar adalah dokumen utama yang menggambarkan informasi latar belakang Anda dan riwayat Anda. Berikut ini yang termasuk dokumen dasar dalam pengajuan permohonan santunan kecelakaan dari Jasa Raharja:

  2. Mengisi Form Permohonan Santunan

    Form ini berisi tentang data diri korban atau pihak-pihak yang terlibat dalam kecelakaan. Dilengkapi pula dengan permohonan untuk mendapatkan santunan kecelakaan, yang perlu diisi sesuai dengan format yang ada.

  3. Mengisi Form Keterangan Kronologis Kecelakaan

    Formulir ini berisi tentang keterangan atau cerita detail terkait di mana lokasi kejadian, waktu kejadian, pihak-pihak yang terlibat, serta alur terjadinya kecelakaan.

  4. Mengisi Form Kesehatan.

    Berisi tentang kondisi kesehatan korban sebelumnya. Dapat berupa riwayat kesehatan, apabila memiliki sakit menahun atau trauma tertentu.

Dokumen Pendukung

Selain dokumen-dokumen utama diatas, pihak pemohon juga harus melampirkan beberapa dokumen pendukung untuk menguatkan pengajuan santunan laka lantas dari Jasa Raharja. Dokumen pendukung akan dibedakan berdasarkan kondisi luka korban paska kecelakaan. Hal yang paling penting adalah adanya fotokopi KTP korban dan fotocopy akta kelahiran korban, serta beberapa bukti di bawah ini:

  • Laporan Polisi yang Dilengkapi Sketsa TKP

Anda bisa segera menuju lakalantas Polres untuk membuat laporan kecelakaan, dan menceritakan kronologis kecelakaan yang sebenar-benarnya sesuai prosedur.

  • Kuitansi Pembayaran

Berupa bukti bayar perawatan, obat-obatan, dan biaya medis lainnya yang sah dan asli untuk korban yang mengalami luka-luka ringan.

  • Keterangan Cacat

Berupa surat keterangan dari medis dan foto kondisi tubuh yang cacat, bagi korban yang mengalami luka yang mengakibatkan cacat.

  • Surat Keterangan Meninggal Bukan di TKP

Berupa surat yang menerangkan bahwa korban meninggal akibat luka-luka yang diderita paska kecelakaan, apabila korban meninggal bukan di TKP.

  • Surat Keterangan Kematian di TKP

Berupa surat keterangan meninggal dunia dari kelurahan ataupun RS, apabila korban kecelakaan meninggal di TKP.

  • Dokumen Ahli Waris

Berupa fotokopi Kartu Keluarga atau KK serta fotokopi KTP ahli waris, bagi korban yang meninggal dunia baik meninggal paska kecelakaan maupun meninggal di KTP.

  • Fotokopi Surat atau Buku Nikah

Dikhususkan bagi korban meninggal dunia yang telah menikah. Apabila telah menggunakan dokumen ini, maka tidak perlu menggunakan fotokopi akta kelahiran lagi.

Pengajuan Santunan Laka Lantas Jasa Raharja
Pengajuan Santunan Laka Lantas Jasa Raharja (Indonesiabaik.id)

Proses Pemeriksaan Oleh Kantor Jasa Raharja

Setelah melakukan pengisian formulir dan mengumpulkan dokumen yang diminta sesuai prosedur, Anda bisa segera menyerahkannya ke Kantor Jasa Raharja yang ada di kota Anda. Perlu bersabar untuk proses pemeriksaan, karena petugas Jasa Raharja akan melakukan periksa silang atau crosscheck, untuk memastikan data dan berkas yang Anda berikan adalah sah dan benar.

Apabila Anda masih merasa kebingungan tentang bagaimana cara memeroleh santunan kecelakaan dari Jasa Raharja, baik itu terkait syarat korban yang diperkenankan memperoleh santunan, hingga bagaimana mekanisme serta dokumen rinci yang dibutuhkan, Anda bisa segera menghubungi jasa Raharja.

Untuk info yang lebih lanjut, Anda dipersilakan menghubungi di salah satu media yang disediakan Jasa Raharja. Melalui laman web, Anda dapat mengunjungi www.jasaraharja.co.id. Melalui layanan suara, Anda bisa menghubungi contact center di 15-000-20. Dapat pula Anda menghubungi via pesan teks di SMS center Jasa Raharja, dengan nomor tujuan 0812-10-500-500.

Pastikan Anda memeroleh hak Anda untuk santunan kecelakaan, apabila kronologis dan kondisi kecelakaan yang Anda alami memang benar sesuai dengan panduan dan aturan yang berlaku. Tetap berhati-hati dalam berkendara dan berpergian, karena kecelakaan tidak hanya mengakibatkan luka-luka atau kerugian secara materiil, namun juga berisiko merenggut nyawa.

About the author

DMO Staff

Add Comment

By DMO Staff

Digital Marketing Online

Kumpulan informasi bermutu untuk para internet marketer. Pengguna setia WordPress dan pecinta Gutenberg.