Daftar Lengkap Jenis Standarisasi ISO Terbaru dan Pengertiannya

D

Sudahkah perusahaan Anda menerapkan ISO? Ini merupakan pertanyaan mendasar yang penting diajukan untuk para pengusaha. ISO merupakan kependekan dari International Organization for Standardization, yakni Standar Internasional dalam sistem manajemen yang ditetapkan oleh wakil anggota dari asosiasi di lebih dari 130 negara

ISO memiliki peranan penting sebagai alat ukur perusahaan untuk bersaing secara global. Selain itu ia juga berperan untuk meningkatkan sistem manajemen mutu sesuai spesifikasi mutu berskala internasional. Standarisasi ISO pun juga banyak macamnya, masing-masing memiliki fungsi jaminan kualitas yang berbeda.

standar keselamatan kerja dalam ISO
Standar keselamatan kerja dalam ISO

Daftar Lengkap Jenis Standarisasi ISO

Apa saja  jenis Standarisasi ISO yang ada? Bagaimana fungsinya? Berikut penjelasannya

ISO 31000

ISO 31000 pertama kali diterbitkan pada tahun 2009, tepatnya 13 November oleh International Organization for Standardization. Standar internasional ini dapat diterapkan untuk setiap organisasi untuk mengontrol manajemen risiko

Adanya ISO 31000 diharapkan bisa membantu organisasi, perusahaan, industri, perdagangan agar bisa bangkit dari krisis, terus bertumbuh, bahkan bisa mengubah risiko menjadi peluang.

Ada 11 prinsip manajemen risiko yang perlu dijalankan berdasarkan ISO 31000. Prinsip tersebut meliputi manajemen risiko menciptakan nilai tambah, manajemen risiko bagian integral proses dalam organisasi, bagian dari pengambilan keputusan, penanganan ketidakpastian, sistematis terstruktur dan tepat waktu, manajemen risiko berdasarkan informasi terbaik, dibuat sesuai kebutuhan, memperhitungkan faktor manusia dan budaya, transparan dan inklusif, dinamis interaktif dan responsif pada perubahan, serta fasilitas perbaikan dan pengembangan berkelanjutan organisasi. 

Ke-sebelas prinsip di atas jika diterapkan akan membuat  proses standarisasi berdasarkan ISO 31000 dapat berjalan dengan efektif. 

ISO 14001

ISO jenis 14001 mengatur tentang standar sistem manajemen lingkungan. Jadi sebuah organisasi atau perusahaan harus bisa mengetahui dengan baik dampak lingkungan yang ditimbulkan dari operasional usaha yang dijalankan. 

Untuk mencapai standar ISO 14001, ada beberapa aspek yang wajib dipenuhi oleh perusahaan atau organisasi. Beberapa di antaranya adalah upaya meminimalisir penggunaan bahan bakar, air, dan energi serta sistem pengelolaan limbah yang baik. 

ISO 45001

Setiap organisasi pasti memiliki masalah yang berkaitan dengan keselamatan dan kesehatan.  Hal tersebut nantinya bisa berpengaruh pada motivasi dan kualitas pekerja yang akan berakibat pada tingkat kepuasan pelanggan. Itulah mengapa sebuah organisasi, perusahaan, industri membutuhkan standar ISO 45001. 

ISO 45001 merupakan standar internasional yang ditetapkan terkait kesehatan dan keselamatan kerja.  Standar ini memungkinkan organisasi untuk memantau, mengukur, menganalisa, serta melakukan evaluasi  demi memastikan semua proses dan pekerjaan berjalan dengan efektif. Tujuannya tidak lain adalah untuk mengurangi penyakit dan cedera, memastikan semua sehat dan selamat di tempat kerja.  

ISO 9001

Standar ISO yang satu ini banyak digunakan oleh perusahaan yang menyediakan produk maupun jasa. ISO 9001 berhubungan dengan manajemen kualitas dan mutu, fungsinya adalah untuk menilai kelayakan dari sistem manajemen kualitas, meningkatkan kepercayaan pelanggan, menjamin kepuasan pelanggan, dan memiliki sistem yang terdokumentasi. 

Saat sudah memiliki sertifikat ISO 9001, perusahaan bisa dengan mudah bersaing di pasar. Tapi untuk mendapatkannya ada 7 prinsip yang perlu dibangun yakni customer focus, leadership, engagement of people, process approach, improvement, evidence based decision making, dan relationship management. 

ISO/IEC 17025

IEC/ISO 17025 merupakan persyaratan standar internasional yang digunakan untuk laboratorium. Persyaratan yang ada di dalamnya bersifat umum dan digunakan untuk organisasi atau perusahaan yang di dalamnya terdapat pengujian atau kalibrasi. ISO 17025  dapat mencakup pengujian yang dilakukan dengan metode baku maupun metode hasil pengembangan laboratorium sendiri. 

Standar ini pertama kali ada di tahun 1999 dan terus mengalami pembaharuan. Tujuan dari ISO 17025 ialah untuk membantu organisasi dalam mengembangan sistem manajemen mutu (administratif dan teknis) dalam laboratorium. Standar ini juga diharapkan dapat memastikan keakuratan hasil pengujian di berbagai bidang mulai dari produksi, perdagangan, kesehatan, dan perlindungan konsumen.  

Ada lima klausul yang ada di ISO/1EC 17025, yakni Ruang Lingkup, Istilah dan Definisi, Persyaratan Teknis, Persyaratan Manajemen, dan Acuan Normatif. 

ISO 27001

Merupakan standar yang berkaitan dengan sistem manajemen keamanan informasi. Biasanya, standar ini digunakan oleh organisasi atau perusahaan yang bergerak di bidang IT dan sejenisnya untuk mengelola keamanan informasi dari perusahaan. 

Tujuan utama dari ISO 27001 sebenarnya untuk mengetahui menilai risiko dan penanganannya. Ada 6 langkah dasar  terkait apa yang perlu dilakukan dalam penilaian risiko, yakni metodologi penilaian risiko, pelaksanaan penilaian risiko, pelaksanaan penanganan risiko, pembuatan laporan risiko, pembuatan dokumen pernyataan pemberlakuan, dan rencana perawatan risiko. 

ISO 22000

Setiap perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan pangan wajib menerapkan ISO 22000. Standar ini menetapkan segala hal yang terkait dengan sistem manajemen keamanan pangan.  Jadi dengan penerapan ISO 22000, segala  produk yang dihasilkan dijamin bebas dari hal yang bisa membahayakan konsumen. 

ISO 22000 memberikan serangkaian persyaratan yang perlu dipenuhi dari sebuah organisasi atau perusahaan untuk untuk bisa mengendalikan bahaya keamanan pangan. Penerapan ISO 22000 dimulai dari tingkat penerimaan bahan baku, pengolahan bahan baku, produksi, pengemasan, hingga distribusi. 

Biasanya, ISO 22000 juga digabungkan dengan HACCP (hazard analysis  and critical control points) sebagai pendekatan preventif atau pencegahan dari keamanan pangan. Selain HACCP, ada beberapa aspek yang juga terkait dengan ISO 22000 seperti pengendalian bahaya, rantai pasokan, strategi bisnis, hingga penelusuran makanan. 

Jadi untuk dapat bersaing secara global, sebuah organisasi atau perusahaan perlu memiliki standar kualitas berskala internasional yakni menerapkan berbagai macam ISO di atas berdasarkan fungsinya. Jika sudah memperoleh sertifikasi ISO, bukan tidak mungkin perusahaan bisa melesat menembus pasar internasional.

About the author

Editorial

Add Comment

Editorial

Digital Marketing Online

Kumpulan informasi bermutu untuk para internet marketer. Pengguna setia WordPress dan pecinta Gutenberg.