Cara Membuat Kartu Kuning Pencari Kerja (Syarat & Biaya)

C

Saat ini mungkin banyak orang yang masih bingung dengan apa itu kartu kuning. Kartu kuning adalah kartu tanda bukti pendaftaran bagi para calon pencari kerja atau AK/1. Kartu ini wajib dimiliki bagi setiap orang yang hendak bekerja, baik di dalam ataupun di luar negeri. Keberadaan kartu kuning ini memang telah diatur dalam peraturan Ketenagakerjaan no 39 tahun 2016.

Dalam peraturan tersebut berisi tentang penempatan tenaga kerja serta ketentuan dalam pembuatan kartu pencari kerja. Dalam peraturan tersebut juga terdapat ketentuan mengenai keharusan bagi calon pencari kerja untuk mendapatkan kartu kuning di Dinas Kabupaten/Kota ataupun pada Kecamatan sesuai dengan domisili sang pembuat.

Mengenai fisiknya, kartu kuning ini justru berwarna putih dan mencantumkan beberapa informasi dari sang pemilik. Informasi tersebut mengenai nama, nomor induk kependudukan (NIK) KTP, data kelulusan, hingga asal sekolah dan juga universitas tempat sang pembuat kartu kuning mendapatkan gelar atau tempat pendidikan terakhir.

Kartu kuning ini dibuat di Kabupaten dari sang pembuat. Pencari kartu kuning ini juga hanya dapat mencari kartu kuning sekali saja di daerah aslinya, yaitu yang tertera pada KTP. Disnaker, yang terdapat di bawah kementrian tenaga kerja merupakan salah satu-satunya lembaga pemerintah yang bergerak pada bidang penyedia tenaga kerja yang telah resmi bagi perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja tersebut.

Disnaker akan memberikan data-data calon pekerja kepada pihak perusahaan terkait. Data para calon pekerja tersebut didapatkan dari nama-nama yang telah terdaftar dan juga telah memiliki kartu kuning.

 Ilustrasi kartu kuning pencari kerja
Ilustrasi kartu kuning pencari kerja

Syarat Membuat Kartu Kuning Pencari Kerja

Mengenai syarat pembuatan dari kartu kuning ini sebenarnya tidak terlalu rumit. Asalkan anda melengkapi semua persyaratan untuk membuat kartu kuning yang terbaru. Sebelum membuat kartu ini, ada beberapa syarat yang harus anda lengkapi seperti Fotokopi ijazah terakhir yang juga telah dilegalisir, fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP), fotokopi akte kelahiran, pas foto berukuran 3×4 sebanyak 2 lembar, serta biaya pembuatan kartu kuning yang baru. Akan tetapi, syarat ini juga tergantung dengan kebijakan dari kantor Dinas ketenagakerjaan yang terdapat pada daerah masing-masing.

Cara Membuat Kartu Kuning Pencari Kerja Di Disnaker

Bagi anda calon pekerja yang hendak membuat kartu kuning di Dinas Ketenagakerjaan, caranya tidak begitu rumit. Anda hanya perlu datang ke kantor Disnaker pada daerah asal anda, kemudian anda harus mencari tempat atau bagian untuk pembuatan kartu kuning tersebut. Setelah itu, serahkan dokumen yang telah anda siapkan sebelumnya.

Nantinya, anda akan diminta untuk menunggu selama proses percetakan dari kartu kuning ini. Jika telah selesai dicetak, nantinya nama anda akan dipanggil untuk mengambil kartu kuning milik anda. Langkah terakhir yang harus anda lakukan adalah anda akan diminta oleh petugas untuk menuju bagian legalisasi untuk proses legalisasi.

Biaya Pembuatan Kartu Kuning

Bagi anda yang belum mengetahui pembuatan dari kartu kuning akan dipungut biaya atau tidak jawabannya adalah tidak. Dalam pembuatan kartu kuning secara online ataupun pada Dinas Ketenagakerjaan, anda tidak akan dipungut biaya sepersen pun.

Pemerintah tidak menetapkan biaya dalam pembuatan kartu kuning ini dengan memiliki tujuan agar pencari kerja mendapatkan tempat untuk dapat mencari pekerjaan dengan mudah. Jika nantinya terdapat beberapa oknum yang tidak bertanggung jawab yang meminta sejumlah uang dalam cara membuat kartu kuning pencari kerja ini, anda dapat melaporkannya pada pihak kepolisian ataupun pihak Dinas Ketenagakerjaan setempat.

About the author

Editorial Staff

Add Comment

Editorial Staff

Digital Marketing Online

Kumpulan informasi bermutu untuk para internet marketer. Pengguna setia WordPress dan pecinta Gutenberg.