Pemasaran Online

Mengenal Pengertian Experiential Marketing

Experiential marketing adalah suatu usaha yang digunakan oleh pemasar atau perusahaan digunakan untuk mengemas produk sehingga mampu menawarkan pengalaman...

Written by Editorial Staff · 1 min read >
pengertian experiential marketing

Experiential marketing adalah suatu usaha yang digunakan oleh pemasar atau perusahaan digunakan untuk mengemas produk sehingga mampu menawarkan pengalaman emosi hingga menyentuh hati dan perasaan konsumen. Dengan experiential marketing, pelanggan akan mampu membedakan mana produk dan jasa yang satu dengan lainnya karena mereka dapat bisa memperoleh dan merasakan pengalaman secara langsung.

Mengenal Pengertian Experiential Marketing

Jadi Bisa dikatakan bahwa pengertian Experiential Marketing adalah suatu aktivitas untuk melakukan pengelolaan,antisipasi, dan pencapaian kepuasan konsumen melalui proses pertukaran yang merupakan peristiwa-peristiwa pribadi yang terjadi sebagai tanggapan atau beberapa stimulus.

Karakteristik Experiential Marketing

Agar dapat mengenal apa itu Experiential Marketing, Schmitt (1999, p.12) membagi menjadi empat kunci karakteristik antara lain:

  1. Fokus Pada Pengalaman Konsumen

    Suatu pengalaman terjadi sebagai pertemuan, melewati atau menjalani situasi tertentu yang memberikan emosional, kognitif, perilaku dan relasional yang menggantikan nilai-nilai fungsional.

  2. Menguji Situasi Konsumen

    Berdasarkan pengalaman yang telah ada konsumen tidak hanya menginginkan sebuah produk yang dilihat dari keseluruhan situasi pada saat mengkonsumsi produk tersebut tetapi juga dari pengalaman yang didapatkan pada saat mengkonsumsi produk tersebut.

  3. Mengenali Aspek Rasional dan Emosional Sebagai Pemicu Dari Konsumsi

    Dalam mengenal apa itu Experiential Marketing, konsumen tidak hanya dilihat dari sisi rasional saja melainkan juga dilihat dari sisi emosionalnya. Jangan memperlakukan konsumen sebagai pembuat keputusan yang rasional tetapi konsumen lebih menginginkan untuk dihibur,dan dirangsang serta dipengaruhi secara emosional serta ditantang secara kreatif.

  4. Metode dan Perangkat Bersifat Elektik

    Metode dan perangkat untuk mengukur suatu pengalaman seseorang lebih bersifat elektik. Maksudnya lebih bergantung pada objek yang diukur ataupun lebih mengacu pada setiap situasi yang terjadi dari pada menggunakan standar yang sama.

    Pada Experiential Marketing, merek tidak hanya sebagai pengenal badan usaha saja, melainkan lebih bisa sebagai pemberi pengalaman positif pada konsumen sehingga dapat menimbulkan loyalitas terhadap konsumen terhadap badan usaha dan merek tersebut.

  5. Think “Pola Pikir”

    Think marketing menarik untuk kecerdasan dengan tujuan penciptaan kognitif, pemecahan masalah, pengalaman yang melibatkan konsumen secara kreatif. Pola pikir atau think menarik untuk melibatkan konsumen berfikir menyebar dan memusat melalui kejutan “surprise”, intrik “intrigue”, provokasi “provocation”. Think marketing bukan hanya untuk produk berteknologi tinggi tetapi juga dapat digunakan untuk desain produk dan komunikasi kepada industri-industri lainnya.

  6. Act “Perilaku”

    Act marketing bertujuan agar dapat mempengaruhi gaya hidup, pengalaman tubuh, dan interaksi. Perilaku atau act marketing memperkaya kehidupan konsumen dengan meningkatkan pengalaman fisik mereka, menunjukkan kepada konsumen cara yang lain dalam melakukan kegiatan contohnya, dalam business to business dan pasar industri, gaya hidup alternatif dan interaksi.

    Perubahan gaya hidup seringkali lebih menginspirasi, memotivasi, dan spontan secara alami serta dibawa oleh panutan. Contohnya adalah, bintang film atau atlet terkenal, iklan pada act marketing menunjukkan hasil dari perilaku atau gaya hidup.

Manfaat Experiential Marketing

Inti utama dari untuk dapat mengenal apa itu Experiential Marketing adalah tanggapan pada panca indra, pengaruh, tindakan serta hubungan. Oleh sebab itu suatu badan usaha harus dapat bisa menciptakan experiential brands yang dihubungkan pada kehidupan nyata dari konsumen. Dan Experiential Marketing bisa dimanfaatkan secara efektif apabila diterapkan pada beberapa situasi tertentu.

Beberapa manfaat yang dapat dirasakan dan diterima oleh badan usaha menurut pandangan Schmitt (1999, p.34) , ketika menerapkan dan mengenal apa itu Experiential Marketing antara lain:

  • Membangkitkan kembali merek yang sedang merosot.
  • Untuk membedakan satu produk dengan produk pesaing.
  • Untuk menciptakan citra dan identitas sebuah perusahaan.
  • Mempromosikan inovasi.
  • Untuk membujuk percobaan, pembelian dan loyalitas konsumen.
Written by Editorial Staff
We build your faster and smarter websites on Google Cloud Platform. Provides any digital marketing services such SEO and content marketing for Indonesian startups and SMEs. Profile