Mengenal Apa itu Kejadian Luar Biasa (KLB)

M

Belakangan ini, istilah Kejadian Luar Biasa (KLB) terdengar akrab di telinga menyusul ditetapkannya status KLB di beberapa daerah seperti Solo dan Banten. Penetapan status KLB tidak dapat dilakukan secara sembarangan karena harus mengacu pada Undang-Undang. Selain itu, penetapan juga harus didahului dengan penelitian sehingga dapat menjadi landasan yang tepat.

Anda penasaran dengan status KLB? Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai apa itu KLB dan bagaimana kriteria penetapan status tersebut, simak pembahasan lengkap di bawah ini.

Ilustrasi Kejadian Luar Biasa
Ilustrasi Kejadian Luar Biasa

Pengertian dan Kriteria KLB

Kejadian Luar Biasa (KLB) merupakan status yang digunakan oleh pemerintah pusat maupun daerah untuk mengklasifikasikan penyakit yang menjangkiti masyarakat sehingga berpotensi berkembang menjadi wabah. Dengan kata lain, KLB merupakan peringatan sebelum munculnya suatu wabah penyakit.

Penetapan status KLB diatur oleh UU No.36 Tahun 2009 dan diatur lebih lanjut dalam Permenkes No.949/MENKES/SK/VII/2004. Dalam peraturan tersebut, tercantum bahwa KLB merupakan peningkatan kejadian atau kematian secara epidemiologi pada suatu daerah.

Untuk menetapkan status KLB pada suatu daerah, terdapat beberapa kriteria yang harus dipenuhi. berdasarkan Keputusan Dirjen No. 451/91, kriteria tersebut antara lain:

Muncul penyakit menular

Munculnya suatu penyakit menular yang belum dikenal atau belum pernah ada sebelumnya merupakan salah satu kriteria penetapan status KLB di suatu daerah.

Peningkatan kejadian atau kematian

Ketika semakin banyak masyarakat yang terjangkiti oleh penyakit atau angka kematian terus meningkat, maka status KLB dapat ditetapkan. Peningkatan tersebut biasanya terjadi dalam 3 kurun waktu tergantung jenis penyakit.

Peningkatan kejadian 2 kali lipat

Apabila jumlah kejadian maupun kematian meningkat 2 kali lipat dari periode sebelumnya, maka kondisi tersebut sudah memenuhi kriteria penetapan KLB.

Jumlah penderita baru naik 2 kali lipat

Kriteria yang terakhir adalah naiknya jumlah penderita baru sebanyak 2 kali lipat atau lebih dibandingkan angka rata-rata per bulan pada tahun sebelumnya.

Setelah mengetahui pengertian dan kriteria Kejadian Luar Biasa, kini Anda dapat lebih memahami tindakan beberapa daerah yang menetapkan status KLB. Dengan kata lain, penetapan tersebut tidak dapat dilakukan sepihak dan telah melalui proses pertimbangan yang matang. 

About the author

Editorial

Add Comment

Editorial

Digital Marketing Online

Kumpulan informasi bermutu untuk para internet marketer. Pengguna setia WordPress dan pecinta Gutenberg.