Mengenal kode ICD 10 Hemorroid pada penyakit Wasir

M

Mungkin masih sangat asing ditelinga anda istilah medis Hemorroid, di Indonesia sendiri banyak yang menyebutnya sebagai wasir atau juga Ambien. Sebernarnya apa sih Hemorroid itu sendiri bagaimana penanggulangannya. Yuk simak ulasannya.

Hemoroid atau Wasir adalah peradangan yang terjadi pada usus besar (rectum) serta pada dubur (Anus). Dimana peradangan ini ditandai dengan pembengkakan dikarenakan pembesaran pembuluh darah pada bagian tersebut.

Hemoroid terbagi dalam dua jenis. Yaitu sebagai berikut :

  • Hermorroid Internal: Adalah pembengkakan yang terjadi di dalam anus. Dan tidak dapat terlihat dengan mata telanjang.
  • Hermorroid Eksternal: Biasanya, hermoroid eksternal inilah yang dapat menimbulkan rasa nyeri pada anus saat buang air besar. Namun peradangan terjadi pada sekitaran anus.

Apa itu Kode ICD?

ICD  (International Statistical Classification of Diseases and Related Helath Problems) adalah suatu sistem klasifikasi penyakit dan disertai dengan berbagai macam tanda, kelainan, komplain dan penyebab eksternal penyakit tersebut.

Setiap kategori penyakit, diberikan suatu kode tertentu, yang mana kode tersebut dipublikasikan oleh World Heatlh Organization (WHO) yang dapat digunakan sebagai pendukung, penunjang dalam mengambil keputusan pada ilmu kedokteran.

Sedangkan ICD 10 sendiri, adalah kode ICD revisi ke 10. Yang mana kode-kode ini akan selalu terupdate dalam beberapa kurun waktu tertentu. Kode ICD 10 terdiri dari kombinasi angka dan huruf. Yang merupakan kode dari diagnosa kedokteran.

kode ICD 10 Hemorroid wasir
Mengenal kode ICD 10 Hemorroid

Kode ICD 10 Hemorroid

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa untuk setiap diagnosa dalam ilmu kedokteran, memiliki kode ICD-nya sendiri. Untuk kode ICD 10 pada penderita Hemorroid (Wasir) diberikan kode K.64. Kode-kode ini  akan diklasifikasikan lagi kebeberapa kode turunan. Dimana kode tersebut akan menjelaskan peningkatan gejala pada penderita Hermorroid.

Dikarenakan kode tersebut sangat banyak, dan sebetulnya anda tidak perlu menghafalnya. Namun pada artikel ini, kami akan memberikan beberapa contoh kode tersebut. Untuk membantu anda lebih memahami akan arti kode ICD 10 ini.

  • K.64. 0 First degree: Grade I Hemorroid – bleeding without prolapse outdside of anal canal
  • K.64.1 Second Degree : Grade II – bleeding that prolapse with straining, but retract spontaneously
  • K. 64.2 Third Degree: Grade III – bleeding that prolapse with straining and require manual replacement back inside anal canal
  • K.64.3 Fourth Degree: Grade IV—Bleeding with prolapsed tissue that cannot be manually replaced.

Dapat dilihat dari penjabaran singkat diatas, bahwa kode-kode ini menjelaskan tentang tingkatan gejala pada seorang penderita Hemorroid (Wasir).

Mungkin bagi anda yang tidak memiliki latar belakang pendidikan kedokteran dan medis sangat sulit untuk memahami kode-kode tersebut berikut dengan gejala dan diagnosanya. Dari bahasa yang digunakanpun memang bahasa dan istilah resmi yang dipublikasikan oleh WHO.

Untuk mempermudah anda, mari kita bahas gejala umum penyakit Wasir yang dapat anda deteksi sendiri dan nantinya dapat dengan segera anda lakukan penanganannya dirumah.

Gejala Hemorroid

Berikut ini adalah gejala yang mungkin timbul atau mungkin anda rasakan jika anda menderita Wasir. Beberapa diantaranya  :

Rasa Nyeri pada bagian anus

Rasa nyeri ini biasanya dirasakan pada saat anda sedang buang air besar. Walaupun anda tidak mengejan, anda tetap merasakan nyeri pada bagian tersebut

Rasa gatal pada sekitar anus

Dikarenakan adanya pembengkakan pada area itu, membuat anda merasakan rasa gatal yang tidak nyaman. Dan biasanya timbil kemerahan pada bagian sekitar anus.

Pendarahan pada saat BAB

Untuk beberapa kondisi yang sudah cukup parah, pada saat buang air besar tanpa anda sadari terdapat pula darah yang ikut keluar bersamaan dengan keluarnya veses.   

Cara Mengatasinya

Ketika gejala tersebut menyerang anda atau keluarga anda secara tiba-tiba, berikut beberapa langkah yang dapat anda lakukan.

Jangan disentuh dengan tangan

Pastinya  anda akan merasakan tidak nyaman pada bagian anus, mungkin bisa gatal, perih, rasa mengganjal dan sebagainya. Jika anda merasakan demikian, sebaiknya jangan pergunakan tangan anda untuk menyentuh bagian anus tersebut, apalagi sampai menggaruknya.

Karena, tangan kita membawa kuman lain yang akan membuat luka atau peradangan yang terjadi pada area itu akan semakin parah. Dan mungkin saja akibat sentuhan atau garukan tersebut dapat menimbulkan alergi yang lain.

Minum Obat 

Ada banyak sekali jenis pilihan obat untuk meredakan Ambeien yang beredar dipasaran.  Obat tersebut dijual bebas di Apotik. Anda bisa membelinya di apotik yang berada disekitar lingkungan tempat tinggal anda.

Lebih baik anda mengkonsumsi obat tersebut untuk meredakan keluhanan. Meminum obat tersebut tidak masalah, asalkan sesuai dengan dosis yang dianjurkan.

Konsultasikan Ke Dokter

Jika dalam beberapa hari terasa nyeri atau peradangan masih tidak ada perubahan, maka stop mengkonsumsi obat-obatan tersebut, dan segeralah mengunjungi dokter. Hal ini lebih baik, dan sangat dianjurkan agar bisa dapat pertolongan yang baik dan benar.

Jangan takut untuk memeriksakan diri anda kedokter, karena lebih cepat ditangani, maka akan lebih baik sebelum peradangan tersebut semakin parah.

Semoga artikel ini dapat memberikan ilmu baru kepada  kita dalam memahami beberapa kode ICU 10 Hemorroid yang berlaku pada dunia medis. Dan semoga artikel ini juga dapat menjadi referensi anda dalam mengatasi keluhan pada penyakit wasir. 

About the author

Editorial
By Editorial

Editorial

Digital Marketing Online

Kumpulan informasi bermutu untuk para internet marketer. Pengguna setia WordPress dan pecinta Gutenberg.