Produk Bisnis

Panduan Cara Memperbesar Bass pada Speaker

Bukan hanya Anda sendiri, tetapi banyak orang di luar sana yang juga beranggapan bahwasannya audio yang mantap itu adalah...

Written by Editorial Staff · 1 min read >
cara memperbesar bass speaker

Bukan hanya Anda sendiri, tetapi banyak orang di luar sana yang juga beranggapan bahwasannya audio yang mantap itu adalah yang bisa memproduksi bass jauh yang besar dan nendang. Tetapi pada kenyataannya hal tersebut kembali lagi ke masalah selera tiap – tiap orang. Apabila bass memiliki banyak sekali macamnya yang mengacu pada tingkatan frekuensinya.

Ada jenis bass presisi, ada pula bass yang kurang presisi, ada bass mid juga ada bass yang tebal atau pun sub bass. Masing – masing orang pastinya berbeda orientasinya terhadap suara bass pada audionya. Nah, apabila kebetulan Anda saat ini akan merakit audio sendiri, agar suara bass jauh lebih nendang silakan ikuti langkah – langkah berikut.

Cara Merakit Audio Agar Suara Bass Jauh Lebih Nendang

Speaker

Woofer merupakan jenis loudspeaker yang di desain secara khusus untuk menciptakan frekuensi yang rendah untuk audio ruangan. Jadi, semakin rendahnya frekuensi yang diproduksi oleh woofer maka harganya sudah pasti akan semakin mahal. Anda mungkin tidak bisa membuat bass yang besar pakai speaker woofer 40 Hz. Untuk mendapat frekuensi rendah yang akurat dan bass memadai, maka Anda butuh woofer di bawah 40 Hz.

Baca juga: 5 Speaker Bass Terbaik dengan Harga Murah

Bahan box speaker

Hal berikutnya ketika akan rakit audio agar suara bass jauh lebih nendang yang penting Anda tahu adalah box speakernya harus bisa menahan getaran dengan baik. Makanya Anda lebih disarankan untuk menggunakan bahan yang kuat dan tebal. Apabila box speaker tidak bisa menahan getaran speaker, maka hal ini bisa mempengaruhi suara bass yang dihasilkan.

Tipe box speaker

Pada dasarnya ada dua tipe box speaker yang harus Anda tahu, yakni tipe box ported dan box sealed. Khususnya untuk tipe box speaker ported ini merupakan box speaker terbuka, misalnya saja memiliki lubang angin – angin. Sementara itu untuk tipe box speaker sealed sendiri adalah box speaker tertutup tanpa angin – angin. Kedua tipe box speaker tersebut pastinya punya kekhasan dan dampak yang berbeda – beda pada bass yang dihasilkan.

Box dengan tipe tertutup atau sealed ini biasanya mampu menghasilkan bass yang lebih keras dan akurat, ukuran box lebih kecil, serta butuh lebih banyak daya dorong dari amplifier. Berbeda dengan box tipe terbuka atau ported, bass yang dihasilkan lebih keras, menggelegar, dan nendang, tapi kurang akurat. Lalu untuk ukuran kotaknya lebih besar dan tidak butuh daya dorong dari amplifier.

Desain audio dan amplifier

Semakin besarnya daya amplifier pasti akan semakin mendukung untuk bass yang nendang. Aksesoris yang digunakan pun harus mendukung. Agar bisa memfilter frekuensi rendah yang hasilkan bass lebih akurat, maka Anda membutuhkan equalizer. Bisa pula digunakan untuk menambahkan modul khusus untuk produksi suara rendah, misalnya saja giga bass, bass expander, atau pun filter subwoofer.

Sebaiknya gunakan subwoofer

Desain atau model audio yang menggunakan subwoofer ini umumnya dapat dilihat untuk audio home theater, audio mobil, atau audio komputer, dimana yang menggunakan amplifier juga speaker khusus untuk produksi bass, atau biasanya juga disebut dengan subwoofer.

Khususnya untuk audio dengan model rumahan biasa, yakni antara speaker woofer, tweeter, dan midle dibagi menggunakan crossofer passife. Model ini dirasa kurang cocok dalam memproduksi bass sebab frekuensi tinggi dan rendah dicampur menjadi satu. Makanya Anda lebih disarankan untuk menggunakan subwoofer apabila menginginkan bass audio jauh yang mantap dan nendang.

Demikian informasi yang bisa kami bagikan tentang cara merakit audio agar suara bass jauh lebih nendang. Semoga bermanfaat.

Written by Editorial Staff
We build your faster and smarter websites on Google Cloud Platform. Provides any digital marketing services such SEO and content marketing for Indonesian startups and SMEs. Profile