Umumnya, perusahaan terdiri dari berbagai departemen atau divisi yang memiliki tugas serta fungsi berbeda-beda. Seperti bagian programmer, marketing, sales, customer service, dan lain sebagainya. Banyaknya divisi ini sering menjadi perdebatan untuk sebagian orang yang ingin melamar kerja.

Terlebih lagi untuk bagian sales dan marketing yang ingin dipilih oleh para pelamar. Padahal kedua divisi ini jelas memiliki perbedaan. Mulai dari fungsi yang akan dilakukan oleh pekerja serta tujuan yang dicapai dari kedua divisi. Tentunya perbedaan ini sangat penting untuk Anda pahami.

Berikut ini ulasan lengkap mengenai perbedaan sales dan marketing dari segi pengertian, alur kerja, target prioritas, ruang lingkup, serta tujuan.

Perbedaan Sales dan Marketing dari Pengertian, Alur Kerja, Hingga Tujuan

1. Pengertian Sales dan Marketing

Perbedaan pertama yang perlu Anda ketahui terletak pada segi pengertian. Sales memiliki pengertian sebagai kegiatan yang melakukan penjualan serta memastikan produk untuk memiliki harga yang sesuai dengan perencanaan awal dan sudah ditetapkan dengan persetujuan.

Sementara itu, marketing merupakan keseluruhan sistem dari kegiatan bisnis perusahaan yang mencakup perencanaan produk, penetapan harga, promosi, serta alur distribusi produk hingga sampai ke konsumen dengan baik dan lengkap.

Komponen Dalam Aktivitas Marketing
Komponen Dalam Aktivitas Marketing

Dari penjelasan ini bisa Anda pahami bahwa sales merupakan aktivitas penjualan agar produk laku dengan harga yang sesuai sedangkan marketing adalah strategi yang dilakukan oleh perusahaan dalam meningkatkan penjualan produk agar target perusahaan dapat tercapai dan terlaksana secara baik.

2. Alur Kerja

Perbedaan selanjutnya antara sales dan marketing terdapat di alur kerja. Pada dasarnya, kedua divisi ini memiliki hubungan agar bisa menghasilkan proses penjualan serta hasil yang lebih maksimal. Dampak dari kedua divisi ini sangat besar untuk keberlangsungan perusahaan.

Merujuk dari pengertian sales yang merupakan penjualan produk, maka alur kerja dari divisi ini adalah berhadapan langsung dengan seorang konsumen. Namun, alur kerja ini juga dapat dilakukan melalui media lain, seperti sambungan telepon, sosial media dan lain sebagainya.

Aktivitas Sales Yang Dilakukan Via Telepon
Aktivitas Sales Yang Dilakukan Via Telepon

Hal ini membuat seorang yangbekerja sebagai sales harus melakukan aktivitas atau interaksi secara langsung antara konsumen agar bisa menyetujui ataupun tidak mengenai produk yang ditawarkan. Adanya alur kerja ini, membuat sales membutuhkan tim marketing sebagai analisis pasar atau mengidentifikasikan kebutuhan konsumen.

Alur kerja yang dilakukan mencakup cara promosi, target konsumen, identifikasi kelebihan serta kekurangan produk, dan lain-lain. Alur ini harus dilakukan oleh tim marketing dan menyampaikannya ke bagian sales agar bisa melakukan pekerjaan lebih maksimal sesuai dengan acuan yang diberikan.

3. Target Prioritas

Aspek berikutnya yang menjadi perbedaan adalah target prioritas dari kedua divisi. Pada segi sales memiliki target prioritas untuk melayani konsumen dan membantu mereka agar bisa mendapatkan produk yang diinginkan. Hal ini membuat sales harus melakukan interaksi secara lengkap dan detail.

Sedangkan marketing memiliki target utama dalam menciptakan pasar, menjangkau, serta membangun hubungan yang baik agar bisa menciptakan konsumen yang loyal terhadap produk tersebut. Jika pasar yang terbentuk ini banyak, maka pendapatan perusahaan bisa meningkat.

4. Ruang Lingkup Kerja

Selain penjelasan di atas, sales dan marketing juga memiliki perbedaan dari segi ruang lingkup kerja. Dari segi sales memiliki ruang lingkup waktu kerja yang lebih pendek atau short term. Hal ini terlihat dari transaksi yang dilakukan antara sales dan konsumen hanya sebatas penjualan dan pembelian.

Jika transaksi telah berhasil dilakukan, maka sales tidak bertanggung jawab apabila terjadi masalah. Konsumen hanya bisa mengajukan keluhan melalui pihak customer service yang ada di perusahaan. Sementara untuk marketing memiliki ruang lingkup proses kerja yang lebih lama atau long term.

Tentunya ini disebabkan oleh fungsi marketing yang harus menjaga hubungan dengan baik untuk para konsumen ataupun vendor produk. Selain itu, setelah kegiatan hubungan ini dilakukan, tim marketing juga harus bertanggung jawab agar konsumen bisa loyal terhadap produk tersebut.

Adapun ruang lingkup kerja ini mencakup, customer satisfaction, market research, dan public relations. Hal ini juga menjadikan marketing memiliki area lingkup kerja yang luas dikarenakan harus mencari serta menjaga hubungan dengan konsumen sebelum dan sesudah terjadinya transaksi.

5. Tujuan

Aspek terakhir yang perlu diketahui dari perbedaan sales dan marketing adalah tujuan. Pada segi tujuan marketing diharuskan untuk menjaga brand image dari sebuah produk yang ditawarkan. Hal ini dilakukan karena branding bisa menjadi pengaruh keputusan konsumen dalam membeli suatu produk.

Sementara untuk sales tidak perlu melakukan tujuan dalam menjaga brand image. Sales hanya memiliki tujuan sebagai penjual produk agar laku di konsumen dan bisa mencapai target penjualan perusahaan yang sebelumnya sudah ditentukan secara bersama.

Adanya perbedaan ini, membuat sales dan marketing memiliki makna serta fungsi yang saling terkait. Perusahaan tidak akan berhasil jika hanya mengandalkan sales sebagai upaya untuk menjual produk. Hadirnya tim marketing juga sangat diperlukan agar bisa menghasilkan penjualan yang maksimal.