4 Pilar Utama Content Marketing untuk Bisnis [+Contoh]

4

Content Marketing merupakan salah satu metode pemasaran produk berbasis digital yang diklaim paling efektif belakangan ini. Metode ini digunakan oleh 91% marketers perusahaan besar maupun kecil yang bermain dalam platform digital. Hasilnya memang cukup menjanjikan, content marketing yang efektif dapat memberikan leads 3 kali lipat lebih banyak menuju penjualan dibanding menggunakan iklan berbayar di platform digital.

Sederhananya content marketing adalah program perusahaan dalam menganalisa, merencanakan, membuat, dan menyebarkan konten digital tentang produk mereka kepada khalayak yang tepat. Konten-konten tersebut bisa berupa foto, video, infografis, artikel, dan konten digital lainnya yang disebar di internet dan media sosial.

Content marketing dilakukan bertujuan untuk mencari dan mengenalkan produk kepada audiens baru, dan mengajak mereka untuk membeli produk tersebut. Bahkan beberapa perusahaan mengklaim bahwa content marketing efektif dalam mempertahankan loyalitas pelanggan.

Anda juga punya peluang besar untuk memanfaatkan content marketing untuk memasarkan produk perusahaan anda. Hal itu masuk akal karena secara sosiologis dan psikologis, manusia di era sekarang sudah sangat terikat dengan internet dan media sosial.

Namun jangan sembarangan terjun dalam pertempuran terbuka content marketing di internet. Ada hal yang harus anda pelajari dan pahami sebelum terun gelanggan di medan tempur. Oleh karena itu, pelajarilah ulasan berikut yang memberikan anda pemahaman mengenai 4 hal fundamental dalam melakukan content marketing. Empat hal ini saling berkaitan satu sama lain, dilakukan bersamaan, dan tidak terpisah.

pemasaran menggunakan konten
Jenis pemasaran menggunakan konten

Pertama: Bangun Brand Awareness

Brand Awareness atau daya ingat akan merek, tidak lain adalah tingkat kesadaran pasar dan konsumen terhadap keberadaan brand/produk dengan identitas tertentu. Sebagai contoh, ketika konsumen mendengar atau membutuhkan mesin pencari di internet, maka search engine yang paling banyak terlintas di benak kita adalah Google. Padahal ada beragam merek mesin pencari lainnya di internet. Hal tersebut menandakan brand awareness konsumen terhadap brand Google sangat besar.

Tentu saja membangun brand arareness yang baik tidak sembarangan. Ada serangkaian langkah dan proses yang harus dilakukan. Cermati langkah-langkahnya berikut.

Identifikasi audiens anda

Tahap pertama membangun brand awareness adalah mengeanalisa audiens anda. Ajukan pertanyaan pada diri anda sendiri tentang siapa yang audiens yang anda inginkan, bagaimana segemen ekonomi mereka, kapan mereka biasanya mengakses media sosial, dll.

Strategi konten yang efektif

Setelah anda berhasil mengidentifikasi secara detail target audiens anda, berikutnya adalah menyusun daftar rencana strategis konten yang akan anda buat. Anda harus menyortir konten sesuai dengan target. Jangan hanya menyiapkan satu tema. Karena tentu saja, target audiens anak muda tidak cocok dengan konten orang dewasa, begitupun sebaliknya.

Konten yang berkualitas

Terdapat beberapa indikator yang menentukan kualitas sebuah konten. Indikator tersebut adalah keunikan ide konten, kualitas visual konten, gaya bahasa yang efektif, fakta dan data yang disampaikan dalam konten, serta bebas plagiarisme.

Pahami Algoritma dan Trending Media Sosial

Medan perang content marketing adalah internet. Oleh karena itu, anda wajib memahami bagaimana optimalisasi algoritma serta trending di tiap platform media sosial. Perlu diketahui, tiap media sosial memiliki algoritma dan karakter pengguna yang berbeda.

Masukan catatan penting itu dalam strategi konten anda. Jangan coba-coba menyamakan konten media sosial yang satu dengan yang lain. 

Dalam rangka membangun Brand Awareness yang baik, anda bisa mengombinasikan dua saluran digital. Yakni, kombinasi antara artikel blog dan situs, dikombinasikan dengan penyebaran di media sosial yang efektif. Kombinasi keduanya akan memberikan dampak efektivitas brand awareness anda hingga 62%.

Kedua: Amankan Calon Konsumen

Ada banyak orang bahkan perusahaan yang gagal di fase kedua. Menurut sebagian marketers, fungsi konten sebagai pemikat branding dirasa cukup memuaskan, padahal kunci teknologi sebenarnya baru ada pada tahap kedua ini. Secara sederhana, tahap ini terangkum dalam satu istilah yang sudah cukup populer yaitu: follow-up.

Ya, dengan dukungan teknologi terkini, kamu seharusnya bisa menjangkau kembali orang yang sudah pernah tertarik pada produk/jasa yang Anda tawarkan. Secara teknis, berikut contoh penerapan pada bagian ini:

  1. Bangun basis langganan email newsletter

    Dengan adanya list building yang optimal, kamu dapat dengan mudah menjangkau orang-orang yang sudah pernah tertarik dengan produk atau brand yang Anda tawarkan. Buatlah email dengan bahasa se-menarik mungkin, bukan hanya berisi iklan dengan desain yang keren. Berikut salah satu contoh email marketing dari pakar digital marketing kelas dunia, Neil Patel.

    email marketing bahasa vs desain

  2. Aktifkan Facebook Pixel dan Google Remarketing

    Hari ini, iklan yang efektif bukan lagi berbentuk jualan (hard selling). Google bahkan sudah mengkonfirmasi bahwa tipe ads yang efektif adalah yang berbentuk konten informatif. Salah satu buktinya adalah studi kasus kesuksesan iklan Olay berikut ini.

    studi kasus olay content marketing vs ads
    Jadi, adakalanya konten juga butuh didistribusikan dalam bentuk iklan berbayar (paid ads). Aktivasi fitur remarketing dan facebook pixel akan membuat paduan iklan plus konten Anda tampil lebih maksimal.

  3. Buat live event atau webinar

    Jika Anda sudah memiliki basis pengikut yang cukup, kini saatnya menguji seberapa dinanti konten yang Anda sajikan. Diantara cara mengetahui nya adalah dengan mengundang mereka untuk menyaksikan webinar atau siaran live menggunakan platform Facebook/Instagram. Berdasarkan riset, siaran langsung seperti ini memiliki efektivitas hingga 22%, lebih tinggi dari email marketing yang hanya 16%.

Ketiga: Ubah Calon Konsumen menjadi Konsumen

Ketika respon pasar terhadap produk anda mulai terbangun dan leads terus bertambah banyak, anda harus segera ambil peluang. Anda mesti menjadikan calon-calon konsumen tersebut menjadi konsumen yang sebenarnya dengan meningkatkan konversi penjualan. Fase ketiga ini dapat Anda kombinasikan dengan fase kedua dalam segala metode follow-up nya.

Ada beberapa langkah yang harus anda lakukan untuk melakukan hal tersebut. Perhatikan penjelasan langkah-langkahnya berikut ini.

Berikan garansi pada produk

Pastikan anda berani memberi garansi pada produk anda. Garansi efektif membuat calon konsumen percaya pada kualitas anda, dan merasa aman untuk mulai mencoba produk anda. Beranikah anda?

Testimonial

Testimonial yang sangat efektif dalam meningkatkan penjualan adalah testimoni dari orang-orang terkenal. Caranya mudah, di masa kini banyak influencer yang memiliki dampak besar di media sosial. Anda dapat bekerjasama dengan mereka, meminta mereka mengendorse produk anda di akun media sosial mereka, dan memberikan testimoni postif yang dapat anda gunakan sendiri di saluran iklan anda sendiri.

Demonstrasi

Sebisa mungkin untuk menyediakan konten khusus untuk campaign produk anda. Demonstrasi ini bisa juga anda lakukan saat live event. Pastikan demonstrasi yang anda tunjukan benar-benar mampu menyoroti kelebihan dari produk anda.

Sensational offer

Anda juga mesti berani memberikan penawaran khusus yang sensasional. Penawaran yang membuat pelanggan keluar uang lebih sedikit namun mendapat manfaat lebih banyak untuk produk mereka.

Berikan kemudahan dan fleksibilitas

Terakhir anda mesti memberikan kemudahan dan fleksibilitas kepada pelanggan untuk mendapatkan produk anda. Misalnya, dengan memberikan beragam pilihan metode pembayaran, memberikan kemudahan pengiriman, gratis ongkos kirim, fasilitas kredit, dll.

Keempat: Pertahankan Loyalitas Konsumen

Mendapatkan konsumen adalah hal baik, namun mempertahankan konsumen jauh lebih baik. Mendapatkan konsumen saja sudah sulit, mempertahankan konsumen jauh lebih sulit. Tapi tentu saja nothing impossible. Anda hanya perlu pahami cara melakukannya.

Pastikan kualitas produk

Pelanggan mencari produk yang sesuai dengan selera mereka. Jangan berpikir untuk menurunkan kualitas produk anda, meskipun tekanan keuangan dan harga sedang melanda. Sekali anda berpikir untuk mengurangi kualitas produk, semua konsumen siap berpikir untuk tidak lagi menggunakan produk anda.

Perbaiki hubungan dengan konsumen

Menjaga komunikasi dengan konsumen sama pentingnya dengan kualitas produk anda. Cara anda melibatkan konsumen dalam strategi marketing anda, cara anda merespon kritik dan saran konsumen, dan cara anda menjalin keterikatan dengan konsumen anda menjadi hal kunci yang harus dijaga untuk melangga loyalitas mereka.

Berikan Penawaran istimewa

Penawaran istimewa bisa menjadi siasat ampuh dalam menjaga gairah konsumen. Anda dapat terus secara berkala mendesain penawaran khusus berdasarkan tanggal tertentu, merayakan hari lahir perusahaan, atau penawaran istimewa untuk ikut meramaikan perayaan-perayaan yang dilakukan konsumen.

Buatlah konsumen berpikir bahwa anda ikut merasa gembira dan menyambut hari raya mereka. Dan buatlah pula konsumen ikut merasa gembira saat merayakan hari raya anda.

Demikianlah ulasan tentang empat hal fundamental dalam content marketing. Lengkap dengan jenis-jenis serta tindakan yang dapat anda praktikkan langsung dalam bisnis anda. Semoga sukses dan selamat berbisnis!

About the author

Editorial

Add Comment

By Editorial

Editorial

Digital Marketing Online

Kumpulan informasi bermutu untuk para internet marketer. Pengguna setia WordPress dan pecinta Gutenberg.